Aneh sampai mengenalnya
Masih ingat saat pertama kali berkenalan dengan dunia "programming"? Kira-kira seperti apa ekspresi wajahmu saat itu? alis berkerut? garuk kepala karena bingung? atau mulut menganga melihat baris kode kamu berjalan?
Konsep variabel, fungsi, kelas, belum lagi Object Oriented Programming, makhluk apa mereka ini? Semuanya terasa aneh, sampai kamu berusaha untuk mengerti. Mungkin terpaksa karena tugas, mungkin juga rasa penasaran kamu ingin dipenuhi, akhirnya kamu perlahan belajar, sampai kamu mengenal programming.
Saat kamu sudah berkenalan dengan programming itu sendiri, tidak peduli bahasa program apapun yang kamu hadapi, kamu tidak lagi kaget, karena kamu sudah berkenalan dengannya.

Orang lain aneh, kamu juga

Terlepas dari banyaknya aplikasi yang sudah digunakan di smartphone, keluarga saya sendiri aneh dan bingung saat di awal tahu tentang pekerjaan saya sebagai programmer. Ada yang bingung, ada juga yang ketawa.
Kamu mungkin mengalami hal yang sama, apa yang kamu rasakan? kesal? tidak peduli? saya sendiri memilih, untuk memperkenalkan apa itu programmer. Saya coba menjelaskan, kalau tugas saya, membuat sesuatu yang dibutuhkan dalam bentuk sebuah aplikasi atau website yang banyak orang bisa gunakan.
Setiap dari kita punya contoh orang yang kita anggap aneh. Padahal bisa jadi, kita tidak memberikan kesempatan untuk orang lain memperkenalkan diri mereka, atau memang kita yang tidak berniat untuk mengenalnya. Padahal, kita semua aneh, saat kita tidak saling mengenal.
Kamu mungkin kuliah Informatika, tapi kalau kamu tidak berusaha mengenalnya, sampai kamu lulus pun, dia akan terlihat aneh. Banyak orang di sekitar kamu, mungkin satu kelas, mungkin tetangga, atau keluarga sendiri, karena sudah sejak lama tinggal bersama, kamu merasa tidak perlu mengenal mereka lagi, akhirnya kamu berasumsi tentang semua orang di sekitarmu.
Programming saja kamu beri kesempatan untuk mengenalnya, bagaimana dengan manusia?
Last modified 1yr ago