Auto Test

Ketika program sudah mulai besar dan dikerjakan banyak orang, perlu membuat tes yang berjalan otomatis, untuk memastikan program tetap berjalan seperti yang kita mau setiap kali ada penambahan kode di dalamnya. Dengan ini, kita memastikan aplikasi berjalan sesuai yang diharapkan.

Saya mulai menggunakan "auto test" setiap saya mau mempublish sesuatu. Auto test saya kurang lebih seperti ini: 1. Apakah ini bermanfaat 2. Apakah kamu bisa dapat uang atau rasa tenang 3. Apakah tidak ada emosi yang sedang memuncak (terlalu senang atau lagi marah) Mungkin tidak tercover 100%, tapi dengan adanya auto test ini, saya memastikan beberapa hal, agar saya tidak terburu-buru, hanya karena sedang ada ide atau hanya hasil emosi memuncak. Jika ketiganya tidak lolos, maka tes berarti gagal, yang berarti juga, tidak jadi publish.

Kamu bisa membuat "auto test" masing-masing untuk kegiatan kamu.

Auto test bukan segalanya

Meskipun sudah memasang tes secara otomatis, bukan berarti kamu tidak perlu lagi menguji kodenya, tetap butuh pendapat manusia apakah programnya sudah sesuai yang kamu inginkan atau belum.

Saat kamu sudah membuat "auto test" untuk aktivitas kamu, jangan menjadi kaku, tetap lihat dari sisi manusianya, sering kali pendapat kita berubah seiring dengan keadaan.